March 22, 2013

Jadwal Vaksinasi Kucing

Pemilik kucing wajib mengetahui jadwal vaksinasi kucing kesayangannya, dan jadwal vaksinasi ulang/ biasa disebut booster. Berikut adalah jadwal vaksinasi kucing yang wajib diketahui dan dilakukan sesuai dengan usia/ umur kucing.

Kucing berumur 8-10 minggu
- Pemeriksaan umum
- Vaksin Tricat (Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis, Calici) atau Tetracat (Tricat + Chalamydia)
- Pemberian obt cacing



Kucing berumur 12-14 minggu
- Pemeriksaan umum
- Vaksin ulangan Tricat (Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis, Calici) atau Tetracat (Tricat + Chalamydia)

Kucing berumur 20 minggu
- Pemeriksaan Umum
- Vaksin Rabies

Khusus kucing berumur lebih dari 6 bulan yang belum pernah divaksin sama sekali.
- Pemeriksaan umum

- Vaksin ulangan Tricat (Feline Panleucopenia, Rhinotracheitis, Calici) atau Tetracat (Tricat + Chalamydia)
- Vaksin Rabies




Selanjutnya vaksinasi dianjurkan diulang setiap tahunnya untuk menjaga kandungan antibodi dan kekebalan tetap tinggi.

Kucing kecil berumur kurang dari 6 bulan divaksin Tricat 2x dengan jarak sekitar 1 bulan. Ini adalah anjuran minimal, berdasarkan kondisi beberapa tahun belakangan yang kekebalannya menurun. Maka untuk kucing umur 6 bulan -1 tahun yang baru pertama kali vaksin, vaksin sekali saja tidak cukup, sehingga perlu divaksin ulang (booster).

Untuk kucing lebih dari 1 tahun dan belum pernah divaksin sama sekali, vaksin Tricat/Tetracat 1 tahun sekali saja sudah cukup, tidak perlu vaksin ulang satu bulan kemudian.

Untuk kucing yang berumur kurang dari 1 tahun dan belum pernah divaksin rabies, bisa divaksin rabies minimal setelah umur 4 bulan, setelah vaksin Tricat/Tetracat yang pertama dan kedu sudah diberikan (umumnya pemberian vaksin rabies pada kucing sekitar umur 6-7 bulan).

Perlunya vaksin ulang dengan jarak 1 bulan, khusus untuk anak kucing umur kurang dari 6 bulan (<1 tahun), dikarenakan tingkat kekebalan kucing anakan (umur kurang dari 6 bulan) yang baru pertama kali divaksin, setelah divaksin, antibodi tidak dengan segera terbentuk dalan tubuh kucing. Pada kucing yang sehat, baru mulai terjadi peningkatan jumlah antibodi 2-4 minngu setelah vaksinasi. Puncaknya terjadi beberapa minggu setelah kenaikan tingkat kekebalannya dimulai, setelah itu tingkat kekebalannya akan berkurang perlahan-lahan. Walaupan telah mencapai puncak, jumlah antibodi yang dihasilkan belum cukup untuk melindungi kucing dari penyakit. Oleh karena itu perlu divaksin ulang/ booster sekitar 1 bulan setelah vaksin pertama.

Sesuai namanya, booster (vaksin ulang) akan menyebabkan jumlah antibodi menjadi lebih banyak dalam waktu yang relatif lebih singkat dan cepat daripada vaksin yang pertama. Antibodi yang terbentuk pada vaksin kedua biasanya cukup untuk melindungi kucing dari penyakit. Setelah mencapai puncak, secara perlahan-lahan jumlah antibodi akan berkurang. Waktu berkurangnya antibodi yang dihasilkan setelah vaksin kedua biasanya jauh lebih lama daripada vaksin yang pertama.

Ada 2 alasan mengapa anak kucing perlu divaksin 2 kali :
1. Sistem kekebalan aktif (yang berasal dari tubuh sendiri) belum kuat, sehingga antibodi yang dihasilkan dari
    vaksin pertama basanya jumlahnya belum cukup.
2. Anak kucing masih mempunyai kekebalan pasif (antibodi maternall) yang berasal dari induk.

Jadi untuk memastikan kucing anda sehat dan kebal terhadap berbagai penyakit, sebaiknya segera vaksin kucing anda sesuai dengan anjuran tersebut diatas.

4 comments:

  1. wah..bagus ne sharenya...
    kucingqu udh mw 5bln tp blm dvaksin,,
    bagusnya 2x ap 1x aj y sist??

    ReplyDelete
  2. @23 march : 2x sis.. :D

    @ bondan : sippp :D

    ReplyDelete

Cute Polka Dotted Pink Bow Tie Ribbon